Miftakhudin: Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan di Kepri

31

NajwaNews.com, Batam – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Provinsi Kepulauan Riau, melaksanakan Bimtek peningkatan mutu pendidikan kesetaraan di M One Hotel Harbour Bay, Jumat (04/12/2020).

Ketua DPD Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Kepri, MIftakhudin, M.Pd mengatakan, Kegiatan ini dilaksanakan sesuai protokoler Kesehatan Covid-19 dan dilaksanakan selama Tiga hari.

“Bimtek Penyelenggaraan Ujian Tingkat Satuan Pendidikan Kesetaraan kita laksanakan sesuai standar protokoler kesehatan, kita atur jarak dan para peserta memakai masker serta selalu menggunakan hand sanitizer. Untuk makan peserta, pihak hotel mengantarkan ke kamar Masing-masing,” ujar Miftakhudin.

Bimtek ini dilaksanakan secara Luring dan Daring, peserta dari semua PKBM yang terkabung dalam Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan di Provinsi Kepri.

“Pesertanya semua dari Forum Tutor Kesetaraan Pendidikan yang ada di Kepri, ada yang Laring secara langsung dan ada juga yang mengikuti Daring,” kata Miftakhufin.

Miftakhudin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan support dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri atas terlaksananya Bimtek dam peningkatan pendidikan di Kepri.

“Ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepri atas dukungannya, harapan kami agar pendidikan di Kepri semakin meningkat, baik itu kualitas dan mutu pendidikan,” ungkap Miftahudin.

Kegiatan ini juga dihadiri Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Dr. Muhammad Chaidir, M.Pd. yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, dia mengatakan, sangat mendukung kegiatan bimtek ini. Dia juga berharap tenaga pengajar kesetaraan ini sama kualitasnya dengan guru sekolah umum.

“Kami dari Dinas Pendidikan sangat mendukung kegiatan bimtek ini, walaupun dalam kondisi Pandemi, mereka masih bisa melaksanakan Bimtek dengan standar protokoler kesehatan Covid-19. Dan ini Bimtek yang ke tiga kalinya dilaksanakan oleh Forum Tutor Kesetaraan. Bimtek ini salah satunya bagaimana membuat soal untuk ujian Paket kesetaraan dan mutu pendidikannya,” kata M. Chaidir.

M. Chaidir menyampaikan, kesetaraan ini sekarang sama dengan sekolah umum, karna ada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) teregistrasi semua siswa paket kesetaraan.

“Sekarang sangat tersistem, mulai dari data dan terigestrasi siswanya, jadi tidak bisa lagi dimanipulasi datanya. Pelaksanaan ujian juga sudah disamakan dengan sekolah umum, kementrian sangat memperketat terkait data,” imbuhnya.

M. Chaidir juga berharap kepada masyarakat yang putus sekolah bisa melanjutkan dalam program paket kesetaraan ini, karna bagi yang sudah mendapatkan ijazah Paket, bisa melanjutkan pendidikan formal.

“Kami berharap kepada masyarakat yang putus sekolah bisa mengikuti paket ini, karna kalau sudah dapat ijazah paket ini bisa melanjutkan ke sekolah formal, atau yang sudah dapat ijazah paket C bisa lanjut kuliah,” ungkap M. Chaidir. (Ind)